Wakil Bupati Resmi Menutup Kegiatan MTQ Ke-50 Tingkat Kabupaten Majalengka

WhatsApp Image 2020-12-10 at 17.17.57 (2)

MAJALENGKAKAB.GO.ID- Dengan berakhirnya kegiatan penyelenggaraan MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2020 yang digelar selama tiga hari yakni dari tanggal 8 s/d 10 Desember 2020, Wakil Bupati secara resmi menutup Kegiatan MTQ ke-50, bertempat di GOR Motekar Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten, Kamis (10/12/2020).

Penutupan kegiatan MTQ ke-50 tersebut digelar secara terbatas dengan memperhatikan Protokol Kesehatan dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kab.Majalengka, unsur Forkopimda atau yang mewakili, para Kepala OPD, Ketua MUI dan Ketua FKUB Kab. Majalengka, Camat se-Kab.Majalengka, para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Ketua Panitia dan Dewan Hakim MTQ ke-50, Para Kepala Desa se-Kecamatan Kadipaten khususnya Kepala Desa Pagandon beserta perangkatnya, serta undangan lainnya.

Dalam laporannya Ketua Koordinator Dewan Hakim, Drs. K.H. E. Zaenal Abidin Kohir, M.Pd., menyampaikan bahwa dari aspek penyelenggaraan MTQ ke-50 tahun 2020 di Kecamatan Kadipaten telah mendapat banyak perhatian yang sangat besar dari masing-masing kecamatan peserta MTQ selain itu pada momen ini juga telah lahir Qori/Qoriah dan Hafidz/Hafidzah yang berkualitas. Adapun hasil akhir perolehan nilai peringkat Kecamatan pada lomba MTQ ke-50 Tahun 2020 Tingkat Kab.Majalengka adalah sebagai berikut, Juara umum (1) Kecamatan Majalengka dengan jumlah nilai 33 ; (2) Kecamatan Rajagaluh dengan jumlah nilai 29 ; (3) Kecamatan Talaga dengan jumlah nilai 22 ; (4) Kecamatan Maja dengan jumlah nilai 16 ; (5) Kecamatan Palasah dan Sindang dengan jumlah nilai 14 ; (6) Kecamatan Sumberjaya dengan jumlah nilai 13 ; (7) Kecamatan Jatiwangi dengan jumlah nilai 11 ; (8) Kecamatan Leuwimunding dengan jumlah nilai 11 ; (9) Kecamatan Cigasong dan Panyingkiran dengan jumlai nilai 9 ; (10) Kecamatan Banjaran dengan jumlah nilai 9 ; (11) Kecamatan Kadipaten dengan jumlah nilai 9 ; (12) Kecamatan Kertajati dengan jumlah nilai 8 ; (13) Kecamatan Lemahsugih dengan jumlah nilai 8 ; (14) Kecamatan Argapura dengan jumlah nilai 7 ; (15) Kecamatan Sukahaji dengan jumlah nilai 6 ; (16) Kecamatan Dawuan dan Sindangwangi dengan jumlah nilai 5 ; (17) Kecamatan Bantarujeg dengan jumlah nilai 4 ; (18) Kecamatan Cingambul dan Jatitujuh dengan jumlah nilai 3 ; (19) Kecamatan Malausma dengan jumlah nilai 3 ; (20) Kecamatan Ligung dengan jumlah nilai 1 ; sedangkan diurutan ke (21) Kecamatan Kasokandel dan Kecamatan Cikijing masing-masing tidak mendapatkan nilai atau 0.

Sementara itu dalam sambutannya Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana mengucapkan selamat serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Kafilah dari seluruh Kecamatan yang telah mencurahkan segenap kemampuannya dalam ajang MTQ ke-50 tahun 2020 tak lupa juga segenap Pemerintah Daerah Kab.Majalengka mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan MTQ ke-50 ditengah Pandemi yang belum juga usai dengan segala keterbatasannya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan, bermula dari kegiatan MTQ ke-50 tingkat Kab.Majalengka kami mengharapkan dapat terjaringnya juara-juara Qori/Qoriah terbaik di tingkat Kabupaten Majalengka, namun disatu sisi menggapai juara bukanlah puncak dari segala yang ingin kita capai namun dibalik itu semua kejuaraan adalah merupakan sebuah penghargaan untuk memotivasi agar kita terus lebih meningkatkan prestasi yang telah ditorehkan baik ditingkat Provinsi maupun Nasional dan yang lebih penting lagi adalah nilai-nilai ajaran Al-Qur’an yang harus tetap ditingkatkan dan ditumbuhkembangkan dalam kegiatan sehari-hari.
“Tak lupa juga kami berpesan agar peran LPTQ dalam melakukan pembinaan di tingkat Desa dan juga Kecamatan sangatlah penting untuk ditingkatkan sehingga LPTQ dapat menumbuhkan Qori/Qoriah terbaik dari tahun ke tahunnya sehingga Kab.Majalengka tidak kekurangan kader,” pungkas Wabup. (Kominfo)

Bupati Secara Resmi Buka Kegiatan MTQ Ke-50 Tingkat Kab.Majalengka Tahun 2020

WhatsApp Image 2020-12-08 at 12.49.20

MAJALENGKAKAB.GO.ID – Dalam rangka penyelenggaraan MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2020, Bupati secara resmi membuka MTQ ke-50 Tahun 2020 bertempat di GOR Motekar Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten, Selasa (08/12/2020).

Pembukaan MTQ ke-50 tersebut digelar secara terbatas dengan memperhatikan Protokol Kesehatan dan dihadiri oleh Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Plt Kepala Kemenag Kab.Majalengka, para Kepala OPD, Ketua MUI dan Ketua FKUB Kab. Majalengka, Camat se-Kab.Majalengka, para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Ketua Panitia dan Dewan Hakim MTQ ke-50, Para Kepala Desa se-Kecamatan Kadipaten khususnya Kepala Desa Pagandon beserta perangkatnya, para Qori/Qoriah peserta MTQ ke 50 serta undangan lainnya.

Dalam laporannya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1) selaku ketua LPTQ Kab.Majalengka dan juga bertindak sebgai Ketua Umum kegiatan MTQ ke-50 tingkat Kab. Majalengka tahun 2020, Drs. H. Abdul Gani M.Si., mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan MTQ ke-50 tingkat Kab.Majalengka tahun 2020 adalah meningkatkan syiar Islam melaui pembinaan dan pengembangan Musabaqoh Tilawatil Qur’an, memahami serta membina generasi muda untuk memahami Al-Qur’an secara mendalam dan beraplikasi dalam kehidupan. Selain itu adapun sasaran dari kegiatan ini adalah tersyiar nya isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat, lahirnya generasi terbaik Kab.Majalengka untuk mengikuti ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat.

Lebih lanjut Asda 1 menyampaikan adapun tema MTQ ke-50 tahun 2020 Tingkat Kab.Majalengka adalah “Semangat MTQ ke- L Menyatukan Langkah Membangun Generasi Qur’an Menuju Majalengka Raharja”. Untuk peserta kegiatan MTQ ke-50 Tingkat Kab.Majalengka berasal dari 26 Kafilah Kecamatan se-Kab.Majalengka sebanyak 343 orang yang akan mengikuti enam (6) cabang yakni Cabang Tilawah Al-Qur’an, Cabang Murottal Al-Qur’an, Cabang Hifzh Al-Qur’an, Cabang Fahm Al-Qur’an, Cabang Syahr Al- Qur’an, dan Cabang Khat Al-Qur’an, waktu kegiatan dimulai dari tanggal 8 s/d 10 Desember 2020 bertempat di Desa Pagandon Kec.Kadipaten Kab.Majalengka selain itu adapun Dewan Hakim yang bertugas dalam penyelenggaraan MTQ kali ini berjumlah 78 orang dengan kualitas yang telah ditetapkan.

“Penyelenggaraan MTQ ke-50 Tingkat Kab.Majalengka Tahun 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yakni dilaksanakan dengan protokol Kesehatan seperti sosial distancing serta tidak adanya pemondokan kafilah dari seluruh Kecamatan dan tidak adanya pawai ta’aruf serta pameran Majalengka Agro yang biasanya dilaksanakan setiap kali adanya MTQ,” pungkas Asda 1.

Sementara itu sambutan dari Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., mengatakan bahwa pembukaan MTQ ke-50 tingkat Kab.Majalengka tahun 2020 yang sesungguhnya telah tertunda beberapa hari yang lalu karena adanya pemberlakuan PSBM di wilayah Kab.Majalengka yang berakhir hari senin kemarin mengingat Kab.Majalengka saat ini dalam kondisi pada level zona merah, seyogyanya ijin yang penyelenggaraan ini bersifat darurat dan tidak bisa dibatalkan.

“Untuk itu saya meminta kepada jajaran panitia penyelenggara khususnya kepada Ketua LPTQ Kab.Majalengka beserta jajarannya harus betul-betul menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dalam penyelenggaraan MTQ kali ini sehingga dengan menerapkan Prokes yang ketat akan dapat menyelamatkan kegiatan tersebut, karena saya tidak ingin kegiatan MTQ kali ini berujung dengan adanya kasus terkonfirmasi Covid-19,” Ucap Bupati.

Bupati menambahkan, yang kita cari dalam kegiatan MTQ ini adalah pemaknaan dari spirit MTQ yang menjadi kekuatan moralitas, ditengah pandemi yang melanda dalam menghadapi musibah tersebut diperlukan pendekatan dengan spirit kandungan Al-Qur’an dimana pendekatan ilahiah kepada Allah SWT menjadi penting disamping pendekatan ilmiah. Terkait teknis penyelenggaraan MTQ ke-50 ini diharapkan juga kepada Kapolsek beserta Danramil untuk bersama-sama membantu mengamankan jalannya kegiatan ini.

“Kepada jajaran LPTQ saya ingatkan dalam hal ini yang terpenting adalah pembinaan dan kaderisasi terhadap calon Qori/Qoriah yang diperlukan sebagai upaya melahirkan generasi baru Qori/Qoriah Kab.Majalengka yang handal, untuk itu saya meminta kepada Pesantren-pesantren yang membina Qori/Qoriah untuk dapat lebih ditingkatkan lagi dimana manajemen LPTQ harus lebih dimaksimalkan agar pusat pendidikan Qori/Qoriah di Kab.Majalengka betul-betul efektif dalam melahirkan kader-kader calon Qori/Qoriah yang nantinya akan menjadi utusan dalam berbagai macam lomba baik di tingkat Provinsi maupun Nasional,” Pungkas Bupati. (Kominfo)